Kerajinan Kain Tenun , Kerajinan Khas Asli Indonesia

Kerajinan Kain Tenun – Kain tenun merupakan salah satu jenis kain kebudayaan tradisional Indonesia yang mempunyai corak dan motif yang eksotis. Tidak seperti kain batik yang sudah sering kita temui dimana mana , kain tenun memang sedikit sulit dan jarang ditemukan. Hal ini disebabkan karena proses pembuatan dan bahan baku yang digunakan cukup sulit.

Dinamakan kerajinan kain tenun karena memang proses pembuatannya yang harus ditenun. Tenun sendiri merupakan proses dalam pembuatan kain dengan menggambungkan benang-benang secara melintang, memanjang dan melebar (Affendi, 1995). Kain tenun di buat dengan cara menyilangkan benang-benang secara membujur menurut panjang kain (benang lungsi) dengan isian benang melintang menurut lebar kain (benang pakan) (Puspo, 2009).

Tenun tradisional Indonesia merupakan produk seni budaya yang diproduksi oleh berbagai wilayah di Indonesia. Yap , tiap wilayah memiliki ciri khas kain tenunnya masing masing yang umumnya dipengaruhi oleh budaya dan etnik tempat tersebut.

Deskripsi ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin)

Budaya: Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM)

Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) merupakan mesin tradisional yang digunakan untuk membuat kain tenun yang terbuat dari kayu dan dikerjakan secara manual. Beberapa ciri ciri dari mesin ATBM adalah sebagai berikut ;

  • Rendahya efisiensi produk
  • Rendahnya kemampuan produk (dalam jumlah)
  • Rendahnya kualitas hasil produksi secara teknologis
  • Tingginya nilai seni tradisional merupakan prinsip dari ATBM

Sebagian dari peralatan ATBM masih belum dapat menunjang proses pertenunan sehingga membuat kualitas dan kuantitas dari kain tenun tidak maksimal. Peralatan tenun ATBM diambil sebagai alternatif awal sebelum di modifikasi. Di sisi lain , ada beberapa kelemahan yang terdapat pada mesin ATBM dan berikut adalah kelemahan tersebut :

Bagian Lade

Sistem pergerakan ini dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan yang berarti pergerakan ladei tidak konstan. Hal ini dapat mengakibatkan ketidaksamaan pada tingkat kerapatan benang hasil tenunan tidak sama, sehingga kualitas dari hasil produk tenun tersebut kurang baik.

Kontruksi Dudukan Lade

Mesin ini hanya bertumpu pada rangka bagan atas, sehingga akan mengakibatkan dudukan yang tidak seimbang apabila alat ini digunakan dalam jangka panjang. Hal ini akan mengakibatkan pergerakan lade tidak merata pada saat merapatkan benang pakan.

Pembukaan Mulut Yusi

System pembukaan mulut lusi yang tidak rata akan mengakibatkan benang lusi yang di angkat akan cepat putus. Hal ini menimbulkan beberapa sambungan pada benang lusi yang akhirnya pada permukaan hasil produk tenunan menjadi tidak rata.

0 thoughts on “Kerajinan Kain Tenun , Kerajinan Khas Asli Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *